MIKROTIK BAB 6,7,10 AMEL

 

MIKROTIK BAB 6

HOTSPOT SERVER

Konfigurasi Dasar

1.     Berikan IP Address pada interface wlan1.



2.     Aktifkan Hotspot Server dengan perintah :

3.     IP > Hotspot > tab Server > tombol Hotspot Setup.

4.     Hotspot Server telah selesai diaktifkan, dan dapat dilihat dengan menggunakan perintah :

5.     Hotspot Server ini dapat dilihat pada menu IP > Hotspot > tab Server.

6.     Sebagai contoh, jika laptop user pada jaringan Hotspot Server mencoba membuka web site www.detik.com, maka akan terlihat halaman login seperti berikut ini.








 

Manajemen User

1.     Untuk menambahkan account untuk user amelmuti dengan password cantik, maka perintahnya :

2.     IP > Hotspot > tab Users > tombol Add > tab General.

3.     Jika ingin menambahkan user rakhadapi, namun account ini akan dibatasi pemakaiannya selama 24 jam, dengan batasan quota upload 6-11 sebesar 1 GB dan download 2 GB, maka perintahnya :




4.     Konfigurasikan pada tab Limits.

5.     Untuk 6-12 mengembalikan user tersebut sehingga dapat digunakan kembali, perintahnya :



6.     IP > Hotspot > tab Users, meng-klik 2x user rakhadapi, kemudian memilih tombol Reset Counters.

 

Mengenal User Profile

1.     Setiap user akan dimasukkan ke dalam sebuah profil user, dan secara default profil user yang akan diberikan adalah profil default. Profil ini dapat dilihat dengan menggunakan perintah :

2.     profil user dapat dilihat dengan menggunakan menu IP > Hotspot > tab User Profiles, klik 2x profil default.

3.     Jika diinginkan ada profil publik dengan parameter shared-user=40, maka perintah

Nya

4.     IP > Hotspot > tab User Profiles, tombol Add > tab General

5.     Perintah untuk membuat username tamu, dimana username tamu akan menggunakan profil publik, sehingga nantinya username tamu dapat digunakan oleh 40 perangkat secara bersamaan.

6.     IP > Hotspot > tab Users, tombol Add > tab General

 

Monitoring

1.     Untuk melihat tabel Host, perintah :



2.     IP > Hotspot > tab Hosts

3.     Untuk melihat tabel Active, perintahnya :



4.     IP > Hotspot > tab Active

Halaman Login

1.     Direktori tersebut akan disimpan pada disk Router MikroTik, dan dapat dilihat dengan menggunakan perintah :

2.     Dengan menggunakan WinBox, menu yang dapat digunakan adalah menu Files, seperti terlihat pada gambar berikut ini.

3.     Gambar berikut ini memperlihatkan template yang sudah di-download dari alamat http://mikrotikthemes.airpoint.club/2015/02/digitalocean.html

 

4.     Prosedur menghapus direktori tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan menu Files, memilih direktori hotspot, dan menghapusnya dengan menggunakan tombol Remove, seperti pada gambar berikut ini.

5.      Untuk memindahkannya, dapat menggunakan prosedur drag n drop, menggeser direktori hotspot dari komputer Anda ke dalam menu Files.

6.     Setelah halaman login yang baru ditempatkan pada menu Files, maka tampilan dari halaman login akan berganti, seperti pada gambar berikut ini.


MIKROTIK BAB 7

Bandwidth Management

Konfigurasi Simple Queue

1.     Perintah yang digunakan :

2.     Queues > tab Simple Queues, tombol Add > tab General

3.     Konfigurasi leaf queue, perintahnya :



4.     Konfigurasikan pada tab Advanced

5.     Konfigurasi leaf queue untuk user-2, user-3, user-4 dan user5, dapat menggunakan perintah :

6.     Setelah semua konfigurasi dilakukan, maka seharusnya pada menu Queues à tab Simple Queues, akan terlihat konfigurasi queue

7.     Pengujian Awal,  perintah yang dapat digunakan :

8.     Queues > tab Simple Queue, klik 2x leaf queue user-1, kemudian memilih tab Traffic

speedtest.net

1.     Lakukan pengujian dari komputer user dengan menggunakan web site speedtest.net. buka browser dan mengetikkan alamat https://www.speedtest.net > klik tombol Go untuk melakukan pengujian.

Konfigurasi

1.     Perintah yang dapat digunakan untuk melakukan manajemen bandwidth dengan menggunakan PCQ

2.     Setelah semua konfigurasi dilakukan, maka pada Simple Queue seharusnya terlihat konfigurasi seperti :


MIKROTIK BAB 10

Monitoring

Monitoring Hardware

1.     Lakukan monitoring penggunaan resource dengan perintah :

2.     Pergi ke System > Resource

3.     Perintah yang diberikan kepada Router MikroTik seri Cloud Core Router (CCR).



4.     Pergi ke System > Health

Membaca Log

1.     Untuk melihat Log, perintahnya :

2.     Pergi ke menu Log

Monitoring User

1.     Untuk melihat sejumlah IP Address pada range 192.168.1.0/24 yang terhubung pada interface ether2, maka perintahnya :

2.     Pergi ke Tools > IP Scan

Monitoring Bandwidth (Graph)

1.     Pada jaringan tersebut sudah dikonfigurasikan Simple Queue untuk menangani 8 (delapan) user.

Mengaktifkan Graph

1.     Untuk memastikan service web (www) berjalan, dapat digunakan perintah :

2.     Aktifkan grafik untuk monitoring semua interface, perintahnya :

3.     Tools > Graphing > tab Interface Rules > tombol Add

4.     Jika suatu saat diinginkan informasi grafik ini hanya bisa diakses dari jaringan 192.168.1.0/24, maka perintahnya :

5.     Jika konfigurasi Simple Queue sudah dilakukan, untuk mengaktifkan grafik terhadap Simple Queue, maka perintahnya :

6.     Tools > Graphing > tab Queue Rules > tombol Add

7.     Penggunaan resouce router, seperti CPU, memori maupun disk juga dapat dimonitoring dalam bentuk grafik. Perintahnya :

8.     Tools > Graphing > tab Resource Rules > tombol Add

Membaca Graph

1.     Gunakan web browser, format alamat yang dapat digunakan adalah http://ipaddressrouter/graph. Jika menggunakan skenario dengan IP 10-14 Address 192.168.1.254 pada interface ether2, maka alamat yang dapat digunakan adalah http://192.168.1.254/graphs, seperti pada gambar berikut ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

tugas mikrotik kelompok

Proxy Server Amel