MYSQL DAN PHPMYADMIN

 

LAPORAN MYSQL DAN PHPMYADMIN

 

1.     Pertama pastikan adapter yang digunakan adalah NAT, agar os debian bisa terkoneksi ke internet, ke setting > network > pilih Attached to NAT

 

2.     Masuk ke Terminal, lalu masuk ke root dengan mengetikkan perintah “su”

3.     Atur jaringan dengan mengetikkan command : “pico /etc/network/interfaces”



 

 

 

 

4.     Lalu ubah jaringan menjadi dhcp seperti gambar berikut:

 

5.     Kemudian save, lalu restart dengan mengetikkan command “/etc/init.d/networking restart”

 

6.     Cek konektivitas dengan ping ke 8.8.8.8

 

7.     Konfigurasi repository dengan mengedit sources list menggunakan command “pico /etc/apt/sources.list”

 

8.     Buka browser dan cari repository untuk debian 10, disini repository yang digunakan adalah repo dari kambing UI

 

 

9.     Copy lalu buka terminal dan pastekan repo ke sources list seperti berikut:

 

10  Save lalu install repository mysql dengan menjalankan perintah “wget http://repo.mysql.com/mysql-apt-config_0.8.13-1_all.deb

 

11   Lakukan penginstalan mysql dengan mengetikkan perintah “sudo apt install ./mysql-apt-config_0.8.13-1_all.deb” lalu akan muncul tampilan seperti berikut : 




12   Klik enter lalu pilih mysql versi terbaru yaitu versi 8.0, klik enter

 

13   Arahkan ke yang paling bawah, ok lalu enter dan tunggu hingga proses selesai.

 

14   Pilih ok lagi hingga proses selesai seperti berikut :

15   Lakukan update dengan mengetikkan perintah “sudo apt update”

 

16   Install mysql-server dengan mengetikkan command “sudo apt install mysql-server” lalu tekan Y dan tunggu prosesnya

 

17   Atur root password untuk mysql

 

18   Lalu pilih pilihan pertama yaitu gunakan enkripsi password, klik ok dan tunggu prosesnya.

 

19   Cek apakah mysql sudah running dengan mengetikkan perintah “sudo systemctl status mysql”

20  Buka mysql dengan mengetikkan perintah “sudo mysql –u root –p”

 

21  Membuat Database dengan nama “fasilkom_unsika” dengan mengetikkan perintah “create database fasilkom_unsika;”

 

22  Cek database dengan mengetikkan command “show databases;”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PHPMyAdmin

 

1.     Buka New Terminal lalu intall php 8.4









2.     Instalasi PHP 8.4 berhasil, lalu PHP aktif di Apache tanpa error sehingga siap digunakan.

3.     Pengaturan file php, lalu edit menggunakan nano untuk mengatur timezone menjadi Asia/Jakarta.

 

4.     Konfigurasi phpMyAdmin, kemudian pilih Apache2 sebagai Konfigurasi web server dan klik ok.

 

5.     Konfigurasi database PhpMyAdmin, kemudian pilih yes agar database dibuat otomatis dengan dbconfig-common.

 

6.     Sistem mengkonfigurasi PhpMyAdmin, kemudian pilih yes agar database dibuat otomatis.

 

7.     Masukkan Password untuk MySQL application

 

Konfirmasi password

 

8.     Lakukan lagi instalasi PhpMyAdmin melalui terminal hingga seluruh paket pendukung berhasil terpasang.

9.     Kemudian, file konfigurasi phpMyAdmin pada Apache dibuka dan disesuaikan menggunakan editor nano.

 

10.  Lalu, layanan Apache direstart agar perubahan konfigurasi dapat diterapkan.

 

11.  Selanjutnya, phpMyAdmin diakses melalui browser dan pengguna melakukan proses login.

 

12.  Terakhir, pengguna membuat database baru melalui menu Databases dengan menuliskan nama database lalu menekan tombol Create.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

tugas mikrotik kelompok

Proxy Server Amel